Ngadmin

DPD LDII Kota Palu Gelar Refresh Materi Peramutan Jenazah Untuk Para Mubaligh dan Mubalighot

PALU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Palu menggelar kegiatan refresh materi peramutan jenazah yang bertempat di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, pada sabtu ( 26/9/2026 ).

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan mubaligh dan mubalighot yang berasal dari PC dan PAC LDII yang ada di Kota Palu.

Sekretaris DPD LDII Kota Palu, Alan Rizki Nugroho Mengatakan bahwa, ​kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah untuk menyegarkan kembali pemahaman serta meningkatkan keterampilan para mubaligh dan mubalighot dalam menjalankan syariat Islam, terkait tata cara pengurusan jenazah yang baik dan benar sesuai petunjuk Al-Qur’an dan Al-Hadits.

” Tujuan dari kegiatan ini adalah, untuk menyegarkan kembali pemahaman dan keterampilan para mubaligh dan mubalighot dalam hal peramutan jenazah, agar semua praktek yang dilaksanakan betul-betul sesuai dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits.” Ungkap Alan.

​Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik langsung, mulai dari:

1. ​Memandikan Jenazah : Teknik serta etika dalam memandikan jenazah secara syar’i dan menjaga kerahasiaan aib almarhum/almarhumah.

2. ​Mengkafani : Tata cara memotong dan merangkai kain kafan sesuai ketentuan untuk jenazah laki-laki maupun perempuan.

3. ​Menyalatkan & Menguburkan: Tata cara pelaksanaan sholat jenazah hingga tata urutan pemakaman di liang lahat.

​Melalui kegiatan refresh materi tersebut, DPD LDII Kota Palu berharap setiap kelompok majelis taklim memiliki tim peramutan jenazah yang mandiri, sigap, dan paham hukum agama, sehingga dapat membantu masyarakat sekitar saat ada warga yang meninggal dunia.

TPA Ar-Royyan Binaan PAC Kalukubula Bagikan Rapor Peserta Didik

SIGI – Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Ar-Royyan Binaan PAC LDII Kalukubula sukses menggelar acara penyerahan rapor bagi seluruh peserta didiknya pada Jumat (11/9/2026). Kegiatan evaluasi belajar semester ini dilaksanakan di Masjid Ar-Royyan, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi, Kabupaten Sigi.

Pembagian rapor ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi pencapaian kemampuan caberawit dalam membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, serta pemahaman materi 29 Karakter selama satu semester terakhir. Acara dihadiri oleh para pengajar, pengurus TPA, serta para orang tua/wali caberawit yang mendampingi anak-anak mereka.
Kegiatan penyerahan raport di awali dengan pembukaan dari penanggung jawab Kegiatan Belajar Mengajar, yaitu Arif Rahman Koddang, dilanjutkan dengan nasihat agama oleh pembina Masjid Ar-royyan, Yoko Hartanto, kemudian diisi dengan penampilan caberawit berupa hafalan surat pendek dan tata krama, terakhir ditutup dengan penyerahan rapor caberawit.

Salah satu pengajar, Khoiru Sofi Nisa, menyampaikan bahwa kegiatan penyerahan rapor caberawit dilakukan sebagai bentuk evaluasi guru dan orang tua untuk terus meningkatkan potensi belajar anak-anaknya.

“Kegitan ini merupakan bagian dari upaya para pengajar dan orang tua dalam membentuk anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, berprestasi dan memiliki 29 karakter luhur. Dengan demikian perkembangan caberawit tidak hanya di lihat dari kemampuan akademik tetapi juga dari sikap, akhlak, kreativitas dan kemandirian,” ujar Sofie.

Prosesi penyerahan hasil belajar berlangsung dengan lancar. Para guru memberikan laporan langsung perkembangan setiap caberawit kepada orang tua, sekaligus memberikan motivasi agar caberawit tetap konsisten mengaji di rumah dan mengulang kembali hafalan yang diajarkan oleh gurunya. Harapannya orang tua dapat terus memantau dan mendampingi anak-anaknya mengaji di rumah dan tidak hanya mengharapkan guru mengajinya.

DPD LDII Kota Palu Menggelar Pengajian Hadits Sunan Abu Daud

DPD LDII Kota Palu menggelar kegiatan Pengajian Asrama Hadits Kitab Sunan Abu Daud. Kegiatan ilmiah keagamaan ini dilaksanakan di Masjid Shirotol Mustaqim, Jl Zebra, Kelurahan Tatura Selatan, kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, selama lima malam berturut-turut mulai dari senin malam ( 31/8/2026 ) s/d jum’at malam ( 4/9/2026 ). kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi keislaman serta memperkuat karakter religius warga LDII di wilayah Kota Palu.

​Pengajian intensif yang diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai penjuru kecamatan di Kota Palu tersebut dilaksanakan secara hibrid, khusus untuk warga LDII yang berada di kecamatan Palu utara dan sekitarnya mengikuti pengajian via aplikasi Zoom. Kegiatan tersebut diikuti oleh semua kalangan usia, mulai dari kalangan generasi muda hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam rangkaian pengajian tersebut, para peserta diajak untuk mengkaji secara mendalam riwayat-riwayat hadits yang terhimpun dalam Kitab Sunan Abu Daud, yang merupakan salah satu dari enam kitab induk hadits (Kutubussittah) utama dalam tradisi Islam.

Fokus Kajian dan Tujuan Kegiatan

1. ​Penguatan Pemahaman Hukum :
Mengkaji bab-bab fiqih ibadah dan muamalah harian agar sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

2. ​Pembentukan Karakter Luhur :
Menanamkan nilai-nilai moralitas, kedisiplinan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

3. ​Optimalisasi Waktu :
Memanfaatkan waktu malam dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah secara konsisten.

​Ketua DPD LDII Kota Palu, Ilyas Pasaribu menyampaikan bahwa, penyelenggaraan pengajian maraton ini merupakan bagian dari program kerja rutin pembinaan mental dan spiritual. Menurutnya, pemahaman hadits yang kuat menjadi landasan penting dalam menghadapi tantangan zaman modern, agar setiap individu tetap memiliki pegangan nilai yang kokoh.

” Kegiatan ini tentunya kami laksanakan sebagai bagian dari program kerja rutin pembinaan mental spiritual, karena menurut kami pemahaman hadits yang kuat akan menjadi landasan penting dalam menghadapi tantangan dizaman modern seperti saat ini, sehingga setiap individu warga LDII memiliki landasan iman yang kokoh.” Ungkapnya

​Selama lima malam berturut-turut, para jemaah mengikuti pemaparan materi dari para ustadz dan dewan penasihat LDII dengan antusiasme tinggi. Metode penyampaian dilakukan secara sistematis melalui pembacaan teks arab, penerjemahan, hingga penjelasan penerapan (syarah) dalam kehidupan sehari-hari.

PC LDII Tatanga Gelar Praktik Thoharoh, Tanamkan Ilmu Bersuci kepada Pemudi Sejak Dini

PALU – Pimpinan Cabang (PC) LDII Tatanga menggelar kegiatan demo praktik thoharoh bertajuk “Tanamkan Ilmu Thoharoh kepada Pemudi Sejak Usia Dini” di Masjid Baiturrahman, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keputrian untuk membekali pemudi dengan pemahaman dan keterampilan dalam melaksanakan thoharoh atau bersuci secara benar.

Kegiatan yang digelar oleh Keputrian PC LDII Tatanga bersama Nur Hamidah, S.Pd., tersebut diikuti sekitar 50 peserta putri berusia 11 tahun ke atas. Para peserta berasal dari PC dan PAC LDII se-Kecamatan Tatanga, Sulawesi Tengah.

Kegiatan dimulai pukul 18.30 WITA dan berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga mengikuti demonstrasi dan praktik secara langsung mengenai berbagai tata cara thoharoh.

Ketua panitia, Laila Aulia Afina, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan pemahaman tentang thoharoh kepada pemudi sejak usia dini.

“Pembekalan sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menerapkan pola hidup bersih serta menjaga kesucian diri, tempat, dan pakaian, terutama dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Menurutnya, pemahaman mengenai thoharoh penting diberikan sejak usia dini agar para peserta memiliki dasar pengetahuan yang kuat sebelum memasuki masa remaja. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat menerapkan tata cara bersuci dengan lebih mudah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Nur Hamidah menjelaskan berbagai aspek thoharoh yang berkaitan dengan kehidupan perempuan. Materi mencakup tata cara bersuci, menjaga kebersihan diri, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kondisi tertentu agar pelaksanaan ibadah tetap sesuai dengan ketentuan agama.

Selain mendapatkan materi, peserta juga diajak mengikuti praktik secara langsung. Metode tersebut membuat kegiatan berlangsung lebih menarik dan membantu peserta memahami penerapan ilmu thoharoh dalam situasi yang mereka temui sehari-hari.

Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang mendapat antusiasme peserta. Mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan berkonsultasi mengenai persoalan yang berkaitan dengan kebersihan, kesucian, serta pelaksanaan ibadah.

 

Bagi PC LDII Tatanga, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter dan silaturahmi bagi generasi muda putri. Pembinaan yang dilakukan sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup bersih sekaligus meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga kesucian dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan praktik thoharoh ini, PC LDII Tatanga berharap para peserta mampu memahami sekaligus menerapkan ilmu bersuci secara konsisten, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya PC LDII Tatanga dalam memberikan pembekalan keagamaan kepada generasi muda, khususnya pemudi, sehingga mereka memiliki pengetahuan yang dapat menjadi bekal dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan melaksanakan ibadah.

Yayasan Binaan LDII Kota Palu Gelar Upacara HUT Ke-81 RI

PALU — Yayasan Citra Buana Mandiri yang merupakan Yayasan pendidikan binaan DPD LDII Kota Palu, sukses menyelenggarakan Upacara Bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia . Kegiatan tersebut dilaksanakan dihalaman sekolah SDIT Bina Anak Bangsa pada senin 17 Agustus 2026.

​Upacara yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari jajaran pengurus yayasan, dewan guru, staf, pengurus pondok pesantren Shirotol Mustaqim, pengurus LDII Kota Palu, serta para siswa-siswi dari jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan.
​
​Bertindak sebagai Pembina Upacara, ketua Yayasan Citra Buana Mandiri, Imam Sutarto menekankan pentingnya peringatan HUT RI sebagai momen refleksi untuk menghargai jasa para pahlawan bangsa.

​”Upacara bendera ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi ajang penanaman nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan karakter mulia kepada generasi muda. Sebagai lembaga binaan LDII, kami terus berkomitmen menyelaraskan pendidikan agama, karakter, dan wawasan kebangsaan,” ujar Imam Sutarto dalam amanatnya.

​Para petugas upacara, mulai dari pasukan pengibar bendera (Paskibra), pembaca Teks Proklamasi, Pembukaan UUD 1945, hingga tim paduan suara yang merupakan siswa-siswi Yayasan Citra Buana Mandiri, menjalankan tugasnya dengan presisi dan penuh kedisiplinan.

Sementara itu ketua DPD LDII Kota Palu, Ilyas Pasaribu mengatakan bahwa, melalui semangat kemerdekaan ini dia berharap menjadi momentum untuk meningkatkan jiwa nasionalisme para siswa dan siswi

” Tentunya kegiatan upacara ini adalah satu momentum untuk bisa meningkatkan jiwa nasionalisme para siswa dan siswi yang berada di yayasan naungan LDII kota Palu.” Ungkapnya

Dia juga menambahkan bahwa selain upacara hari kemerdekaan, dilingkungan pendidikan yayasan Citra Buana Mandiri juga dilaksanakan lomba-lomba semarak kemerdekaan dengan tujuan untuk bisa memupuk 29 karakter luhur yang sudah dicanangkan oleh LDII

​Melalui peringatan HUT RI ke-81 ini, Yayasan Citra Buana Mandiri Kota Palu berharap dapat terus melahirkan generasi penerus yang berakhlakul karimah, alim-faqih, mandiri, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.