Ratusan Ibu-ibu LDII Padati Masjid Shirotol Mustaqim Palu, Antusias Ikuti Kajian Ustadz Mohammad chabibi rohmatulloh

PALU – Suasana Masjid Shirotol Mustaqim yang beralamatkan di jalan Zebra, kelurahan Tatura selatan, Kecamatan Palu selatan, Kota Palu, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan kaum ibu  LDII memadati ruang utama hingga selasar masjid untuk mengikuti kajian agama spesial bersama mubalig LDII dari Kota Kediri, Ustadz H. Mohammad chabibi rohmatulloh
​Kehadiran sosok Ustadz Habibi yang merupakan guru di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Mansyurin Kediri ini menjadi daya tarik utama bagi para jamaah. Kajian yang dilaksanakan pada hari senin ( 20/04/2026 ) sudah di padati oleh peserta pengajian Sejak pukul 19.30 WITA, para peserta yang datang dari berbagai penjuru Kota Palu dan sekitarnya sudah mulai memenuhi shaf-shaf masjid dengan penuh antusias.

​Dalam tausiyahnya, Ustadz Chabibi rohmatullohh menekankan pentingnya peran seorang ibu sebagai Madrasatul Ula (sekolah pertama) bagi anak-anaknya. Di tengah tantangan zaman dan gempuran teknologi, peran ibu dianggap krusial dalam menjaga moralitas dan akidah keluarga.
​”Ibu adalah tiang rumah tangga. Jika ibunya paham agama dan memiliki kesabaran yang luas, maka akan lahir generasi-generasi yang unggul dan berakhlakul karimah,” ujar Ustadz Habibi.

Dia juga mengutip sebuah hadits,Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ
“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad; shahih)

Dia menjelaskan bahwa syarat seorang wanita untuk masuk surga itu cukup mempraktikkan 4 hal tersebut diantaranya sholat 5 waktu dengan tertib, berpuasa di bulan Ramadhan, tidak selingkuh atau menduakan suaminya dan senantiasa selalu taat pada suaminya, maka dia dipersilahkan untuk masuk surga dari berbagai macam pintu yang telah di sediakan.

Diakhir kajiannya dia mengajak kepada para ibu ibu untuk senantiasa memperbanyak sedekah, karena hal tersebut dapat menyelamatkan diri dari panasnya api neraka, sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang artinya
“Wahai kaum wanita, bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya aku diperlihatkan bahwa kalian adalah mayoritas penghuni neraka.” (HR. Bukhari).
” Ibu ibu sekalian marilah kita memperbanyak bersedah dijalan Allah, agar kita terselamatkan dari pedihnya siksaan api neraka, terlebih lagi Nabi dalam peristiwa isra’ mi’rajnya diperlihatkan bahwa mayoritas penghuni neraka adalah wanita ” Pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPW LDII Sulawesi Tengah Zulkifli Lasamai menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar-jamaah sekaligus meningkatkan kualitas keilmuan para ibu.

​”Kami sangat bersyukur melihat antusiasme jamaah yang luar biasa. Meski masjid sangat padat, para ibu tetap tertib dan khusyuk menyimak materi. Ini menunjukkan semangat belajar yang tidak pernah luntur,” ungkapnya.

​Kajian ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi masyarakat Kota Palu. Diharapkan, setelah mengikuti kajian ini, para peserta dapat membawa pulang ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.