Ngadmin

PMI, Pemkab dan Kemenag Berikan Bantuan Alkes pada Ponpes

Lamongan, 27/07 – Pondok Pesantren Walisongo Lamongan diwakili Sekretaris Ponpes Walisongo Ust.Rusdiyanto yang berada dalam binaan DPD LDII Lamongan, menerima bantuan alat kesehatan berupa thermogun, sprayer dan disinfektan dari PMI Lamongan, 14/07. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis oleh Pemkab Lamongan dan selanjutnya diserahkan bersama oleh PMI dan Kemenag Lamongan di KPRI Handayani Dinas Pendidikan Lamongan.

Penyerahan Bantuan ini bersamaan dengan HUT Koperasi & UMKM Lamongan yang ke-73. Bantuan ini merupakan program bantuan PMI untuk pesantren untuk persiapan menghadapi era new normal di wilayah pesantren. Ponpes Walisongo Lamongan menerima bantuan tersebut bersama dengan 10 pondok pesantren lainnya. Yaitu Pondok Pesantren (PP) Sunan Drajat Pacira, PP Al Islah Paciran, PP Arbiyatut Tholabah Paciran, PP Karangasem Paciran, PP Al Mizan Lamongan, PP Fathul Hidayah Maduran, PP Al Fatah 2 Sekaran, PP Al Fatihah Turi, PP Walisongo Lamongan, PP Darul Mustaghisin Lamongan dan PP Al Muawanah Lamongan.

Pimpinan Ponpes Walisongo Lamongan Ust.Gunawan, yang juga Koordinator Bidang Pendidikan dan Dakwah DPD LDII Lamongan mengatakan, bantuan tersebut sangat berguna untuk menyambut new normal. “Alhamdulillah kali ini Pondok Walisongo mendapat bantuan thermogun, sprayer dan desinfektan dari PMI Lamongan. Bantuan ini sangat cocok sekali, karena saat new normal, kita tidak boleh lengah, tetap harus waspada. Alat yang dari PMI ini akan kami gunakan untuk menerapkan protokol kesehatan di ponpes untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Gunawan.   (www.ldiilamongan.org/rk)

DPD LDII Sumedang Lantik PC LDII Cimanggung

Sumedang (26/07) – LDII Cimanggung beberapa waktu lalu mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) LDII Kec.Cimanggung. Pada Muscab tersebut Hari Dwiyono terpilih menjadi Ketua PC LDII Cimanggung masa bakti 2020-2025. Pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) LDII Kec. Cimanggung, Kabupaten Sumedang diadakan di Pusat Pendidikan Mazaya Boarding School, 14/07.

Sekretaris DPD LDII Sumedang Denny Sontana membacakan Surat Keputusan (SK) Tentang Pembentukan dan Susunan Pengurus PC LDII Cimanggung Masa Bakti 2020-2025. Kemudian, Ketua DPD LDII Kab.Sumedang H.Usep Aziz Solehuddin memandu pembacaan ikrar diikuti oleh pengurus secara bersama-sama dan dilanjutkan pemberian bendera panji LDII pada Ketua PC LDII Cimanggung H.Hari Dwiyono.

“Mudah-mudahan kepengurusan baru yang baru saja dilantik dapat mengemban tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya,” kata H.Usep Aziz Solehuddin dalam pembekalannya. Dengan adanya PC LDII Cimanggung, telah menambah PC-PC yang ada di Sumedang sebelumnya, yakni Sumedang Utara, Sumedang Selatan, Rancakalong, Cimalaka, Buahdua, Ganeas, Situraja, Darmaraja, Wado, Tanjungsari atau Jatinangor.

Susunan Pengurus PC LDII Cimanggung Masa Bakti 2020-2025 dilantik adalah H.Hari Dwiyono,SPd (Ketua), Agus Salinurdin,SPd (Sekretaris) dan Angga Firmansyah,SPd (Bendahara). Dewan Penasehat dijabat Ade Rukmanto,MPd, Nanang Naswito dan Hurip Santosa.

Seksi Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan yaitu Endi Mewahono dan Sugeng Wahyudi. Seksi Pendidikan Agama dan Dakwah adalah Ust.Satim Nur Alamsyah, Ust.Ahmad Khoirudin, Ustz.Resti Sundari Rofi. Seksi Pemuda, Kepanduan, Olahraga dan Seni Budaya: Entis Sutisna, Fauzan Adima, Fitri Utami. Seksi Litbang, Iptek, SDA dan LH : M.Nugi Prasetyo, Eli Sutanto. Sementara Seksi Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga: Hj.Ayi Sri Yatni dan Titim F.Nurhayati. Seksi Komunikasi, Informasi dan Mass Media: Roni Rudiansyah, Yusuf, dan Sukirna.

Menurut Hari Dwiyono lokasi geografis Kecamatan Cimanggung berada di sebelah selatan kabupaten Sumedang. Berada di sebelah timur kecamatan Jatinangor dan sebelah selatan wilayah Tanjungsari atau boleh disebut wilayah Parakan Muncang. [fadel/rk/LC]

Wagub Bali Cok Ace: Bali dan Indonesia Butuh Generus Berkarakter, Berkepribadian Tangguh serta Bertakwa

Denpasar (26/07) – Wakil Gubernur Bali Oka Artha Ardana Sukawati membuka secara daring atau online Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) LDII Bali tahun 2020, 24/07. Pembukaan dilakukan di ruang rapat kantor Wagub Bali di Renon, Denpasar.

Hadir dalam pembukaan Ketua DPW LDII Bali H.Olih Solihat Karso, Wakil ketua H.Agus Purmadi, dan biro TIAT Ichwan Hadi. Wagub Bali yang biasa disapa Cok Ace itu menyambut gembira terselenggaranya kegiatan Permata CAI LDII Bali. Menurutnya, Permata CAI memiliki makna penting sebagai ajang pembentukan dan pembinaan generasi muda menghadapi tantangan kemajuan zaman. “Saya berharap adik-adik generus LDII Bali memperoleh pengalaman yang diperlukan, sehingga dapat terbentuk pribadi yang kuat, pantang menyerah, memiliki etos kerja, dan inovatif demi memajukan bangsa dan negara,” ujar Cok Ace.

Mantan Bupati Gianyar itu meminta seluruh peserta Permata CAI LDII Bali bisa fokus mengikuti paparan pemateri. Sebab, di masa depan generus LDII Bali akan dihadapkan pada tantangan yang semakin rumit dampak dari pandemi Covid-19. Untuk menjawab tantangan itu, Bali dan Indonesia butuh generus yang berkarakter, berkepribadian tangguh, dan bertakwa kepada Tuhan YME. Terlebih, Pemprov Bali di bawah pimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wagub Cok Ace berkomitmen penuh mendukung pembangunan yang adil dan merata.

Hal itu dituangkan dalam visi Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru. Pembangunan di Bali mencakup tiga aspek, yaitu alam, krama (manusia), dan kebudayaan. Karena itu, pembangunan generasi muda juga menjadi fokus pemerintah demi terwujudnya sumber daya manusia Bali yang unggul. “Saya ucapkan selamat kepada LDII Bali yang berhasil menggelar Permata CAI di tengah pandemi Covid-19. Semoga generus LDII Bali menjadi pribadi yang matang secara kognitif, santun, dan terbuka bagi kemajuan,” tukas pejabat yang juga guru besar itu.

Di akhir acara, Cok Ace terlihat kagum melihat antusias generus LDII Bali yang mengikuti kegiatan secara daring. Berkali-kali Cok Ace mengacungkan jempol dan tepuk tangan saat menyapa para peserta yang ada di kabupaten/kota se-Bali.

Dalam kesempatan itu, H.Olih Solihat Karso, dalam laporan pembukaan Permata CAI menjelaskan, pelaksanaan Permata CAI ke-41 ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang biasa dilakukan di alam terbuka di Bedugul, Tabanan. Meski digelar secara daring, Olih memastikan peserta Permata CAI Bali tetap antusias.

Di hadapan Cok Ace, Olih menyebut kegiatan ini merupakan upaya nyata DPW LDII Bali dalam membina dan membentuk generus yang profesional dan religius. Profesional memiliki arti cakap di bidang masing-masing, baik soft skills maupun hards skills. Sementara religius memiliki makna beriman dan bertakwa pada Tuhan. “Mengutip ucapan Albert Einstein, bahwa ilmu tanpa agama adalah lumpuh. Dan, agama tanpa ilmu adalah buta,” kata dosen senior di ISI Denpasar itu.

Total ada 30 lokasi se-Bali mengikuti Permata CAI Bali daring ini. Sedangkan jumlah peserta ada 400 generasi muda LDII Bali. “Ini merupakan bukti sahih, bahwa antara agama dengan ilmu pengetahuan dapat berjalan seiring dan selaras,” tutur Olih. Olih mengucapkan terima kasih kepada Wagub Bali yang sudah berkenan membuka Permata CAI. Hal ini sangat istimewa. Olih juga menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Bali yang telah bersedia memberi bantuan konsumsi pada peserta Permata CAI. Diakhir sambutan, Olih kembali mengingatkan peserta agar mematuhi protokol kesehatan.  (kim ldii bali/sandi jaya/LC/rk]

LDII Jateng Audiensi dengan Polda Jateng Bahas Kamtibmas

Semarang (26/07) – Keamanan dan ketertiban dalam masyarakat jadi modal penting dalam pembangunan maupun berbagai kegiatan spiritual. Hal ini menjadi pemikiran DPW LDII Jawa Tengah. Untuk itu, mereka berencana mengajak Kepolisan Daerah (Polda) Jawa Tengah untuk menggelar Pelatihan Dai Keamanan dan Ketertiban Nasional atau Dai Kamtibmas. Untuk mewujudkan hal tersebut, DPW LDII Jawa Tengah beraudiensi dengan Polda, yang berwenang dalam bidang Kamtibmas. Target audiensi tersebut adalah Polda Jawa Tengah dapat membina atau memberikan pembekalan kepada para dai yang tergabung dalam LDII. Harapannya, para dai mempunyai kemampuan dalam menyampaikan ajakan kepada umat Islam untuk bisa sama-sama mewujudkan lingkungan beragama yang aman dan nyaman tersebut.

Ketua DPW LDII Jawa Tengah Prof.H.Tri Sulistyono, menyampaikan gagasan kepada Dir Binmas Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Lafri Prasetyono. Singgih berkeinginan agar para penyampai atau dai diberikan wawasan kebangsaan dan bermasyarakat, “Diharapkan nantinya, selain menyampaikan ilmu agama juga bisa menyampaikan dalam hal Kamtibmas,” ujar Singgih.

Hal tersebut disambut dengan baik pihak kepolisian, karena sejalan dengan salah satu tujuan dari kepolisian. Kepolisian bersama dengan para ulama dan elemen masyarakat untuk bisa mewujudkan lingkungan masyarakat. Untuk saling bahu-membahu mewujudkan ajakan amar makruf dan menjaga Kamtibmas. Dalam audiensi ini juga dipaparkan suatu jalinan kemitraan polisi dan masyarakat dalam satu wadah FKPM (Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat) yang dapat memberikan informasi atau komunikasi yang berhubungan dengan Kamtibmas. (catur waskito edy/ https://jateng.tribunnews.com/rk)

Polres Manokwari Bina Kamtibmas pada Jajaran LDII

Manokwari (26/07) – Kapolres Manokwari AKPB Dadang Kurniawan W. dan jajarannya mengunjungi Sekertariat DPD LDII Kabupaten Manokwar, 13/07. Kedatangan mereka diterima Ketua DPD LDII Kabupaten Manokwari Soleman Paputungan dan Sekretaris Hendri Irnawan.

Pada kesempatan itu AKBP Dadang berpesan agar dalam melakukan kegiatan ibadah di masa pandemi ini selalu merujuk protokol kesehatan. “Kami mengajak LDII lebih aktif lagi dalam ikut berperan serta menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar AKBP Dadang. [rk/LC/d86]