PC LDII Tatanga Gelar Praktik Thoharoh, Tanamkan Ilmu Bersuci kepada Pemudi Sejak Dini

PALU – Pimpinan Cabang (PC) LDII Tatanga menggelar kegiatan demo praktik thoharoh bertajuk “Tanamkan Ilmu Thoharoh kepada Pemudi Sejak Usia Dini” di Masjid Baiturrahman, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keputrian untuk membekali pemudi dengan pemahaman dan keterampilan dalam melaksanakan thoharoh atau bersuci secara benar.

Kegiatan yang digelar oleh Keputrian PC LDII Tatanga bersama Nur Hamidah, S.Pd., tersebut diikuti sekitar 50 peserta putri berusia 11 tahun ke atas. Para peserta berasal dari PC dan PAC LDII se-Kecamatan Tatanga, Sulawesi Tengah.

Kegiatan dimulai pukul 18.30 WITA dan berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga mengikuti demonstrasi dan praktik secara langsung mengenai berbagai tata cara thoharoh.

Ketua panitia, Laila Aulia Afina, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan pemahaman tentang thoharoh kepada pemudi sejak usia dini.

“Pembekalan sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menerapkan pola hidup bersih serta menjaga kesucian diri, tempat, dan pakaian, terutama dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Menurutnya, pemahaman mengenai thoharoh penting diberikan sejak usia dini agar para peserta memiliki dasar pengetahuan yang kuat sebelum memasuki masa remaja. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat menerapkan tata cara bersuci dengan lebih mudah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Nur Hamidah menjelaskan berbagai aspek thoharoh yang berkaitan dengan kehidupan perempuan. Materi mencakup tata cara bersuci, menjaga kebersihan diri, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kondisi tertentu agar pelaksanaan ibadah tetap sesuai dengan ketentuan agama.

Selain mendapatkan materi, peserta juga diajak mengikuti praktik secara langsung. Metode tersebut membuat kegiatan berlangsung lebih menarik dan membantu peserta memahami penerapan ilmu thoharoh dalam situasi yang mereka temui sehari-hari.

Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang mendapat antusiasme peserta. Mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan berkonsultasi mengenai persoalan yang berkaitan dengan kebersihan, kesucian, serta pelaksanaan ibadah.

 

Bagi PC LDII Tatanga, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter dan silaturahmi bagi generasi muda putri. Pembinaan yang dilakukan sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup bersih sekaligus meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga kesucian dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan praktik thoharoh ini, PC LDII Tatanga berharap para peserta mampu memahami sekaligus menerapkan ilmu bersuci secara konsisten, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya PC LDII Tatanga dalam memberikan pembekalan keagamaan kepada generasi muda, khususnya pemudi, sehingga mereka memiliki pengetahuan yang dapat menjadi bekal dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan melaksanakan ibadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.