Ngadmin

Generus LDII Bersihkan Masjid

MAJALENGKA, 01/06 – Generus LDII di PAC Leuwimunding, Majalengka Selatan beramal sholeh bekerja bakti membersihkan masjid. Mereka dengan semangat menyapu dan mengepel lantai, menguras kamar mandi, membersihkan kaca serta merapihkan barang-barang di masjid. Hal ini dilakukan sebagai upaya mempersiapkan diri menghadapi era new normal.

Para generus ini didampingi muballigh setempat dalam beramal sholeh. Menurut Faqih, salah seorang generus, para remaja dalam situasi wabah covid-19 ini lebih banyak melakukan aktifitas di rumah dan digerakkan untuk beramal sholeh membersihkan masjid. “Walau kegiatan berkurang karena untuk mengurangi mata rantai penyebaran virus corona, namun para remaja tetap terus mendapatkan pembinaan dan berkomunikasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya pembinaan pada generus agar tetap terarah,” tambah faqih.    [faqih nanda/d86]

Wagub Lampung Dialog dengan Tokoh Lintas Agama untuk Persiapkan Era New Normal

BANDAR LAMPUNG, 01/06 – Tiga hal yang harus dipersiapkan oleh pemerintah daerah dalam menghadapi era new normal ini. Yaitu yang pertama, orang yang sudah terkena (covid-19) tidak sampai menularkan kepada orang lain. Kedua, kapasitas pelayanan kesehatan yang disediakan untuk pasien covid-19 harus 60 persen dari total kapasitas pelayanan kesehatan. Dan ketiga, surveilans yakni cara menguji seseorang atau sekelompok kerumunan sehingga dilakukan tes masif atau rapid tes massal.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam pertemuan curah pendapat dengan para tokoh lintas agama secara virtual, 30/05.

Pertemuan yang dimoderatori oleh Karo Kessos Pemprov.Lampung Ratna Dewi ini diikuti perwakilan tokoh lintas agama tingkat Provinsi Lampung, antara lain Ketua Umum MUI, Sekretaris PWNU dan Sekretaris PW Muhammadiyah, sekretaris DPW LDII, dan tokoh perwakilan umat Kristen, Katolik, Hindu serta Budha.

Wagub yang juga Ketua Iluni UI Provinsi Lampung ini meminta masukkan dari para tokoh lintas agama yang hadir. Ketua DPW LDII Lampung dr.M.Aditya, melaporkan bahwa dalam hal pelaksanaan ibadah LDII mengacu kepada himbauan pemerintah, maklumat Kapolri dan maklumat MUI. “DPW LDII telah menyerukan kepada segenap warga bahwa dalam hal pelaksanaan ibadah agar mentaati ketentuan yang berlaku dan melaksanakan protokol kesehatan sebagaimana mestinya” papar Aditya.

Dalam pertemuan melalui aplikasi zoom itu pula, Aditya dan tokoh-tokoh lintas agama menyampaikan usulan agar pemerintah daerah terus mensosialisasikan penerapan new normal dan membuat pedoman standar protokol kesehatan di era new normal. “Harapannya warga Lampung bisa melaksanakan ibadah di masjid bagi yang muslim dan tempat ibadah lainnya bagi non muslim dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan” harapnya.

Sebelum menutup pertemuan Wagub Chusnunia Chalim mengajak seluruh tokoh lintas agama bersatu padu untuk melawan covid-19, memberikan edukasi kepada jemaahnya, sehingga masyarakat khususnya Lampung hidup rukun, aman dan damai, bisa beraktivitas kembali. “Saya meminta dan mengajak seluruh tokoh lintas agama untuk bersatu padu melawan covid dan mengedukasi jemaahnya untuk hidup rukun, damai dan sehat serta beraktivitas secara normal,” ujarnya. (Johan/LINES Lampung/ldiilampung.com)

LDII Serahkan Bantuan Sembako pada Warga

JAMBI, 01/06 – Wabah Covid-19 yang mendera Indonesia menyebabkan banyak warga kehilangan pendapatan bahkan pekerjaan. Akibatnya pengangguran meningkat dan makin banyak warga yang memerlukan bantuan sembako. Hal ini membuat LDII mengambil langkah menggalan bantuan dari banyak pihak dan mengumpulkan shodaqoh dari warga LDII untuk dibagikan pada warga yang memerlukan.

Di Jambi, Ketua PAC LDII Kelurahan Tambak Sari Jambi Bayu Dwi Arendhanu,SE menyerahkan bantuan sembako kepada warga Kelurahan Tambak Sari yang terkena dampak Pandemi Covid-19. Bantuan ini merupakan shodaqoh dari dari anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jambi Hj.Saniatul Lativa,SE,MM.

“Alhamdulillah LDII bisa menggalang bantuan dan shodaqoh dari warga, sehingga kita bisa bahu membahu membantu sesama. Semoga bantuan sembako ini bisa meringankan beban warga yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Bayu yang didampingi tokoh masyarakat Tambak Sari Ust.Deni Heriyanto.    [a/d86]

Pemprov Babel Persiapkan Budi Daya Ubi Super, Kopi dan Kelapa Kopyor

PANGKALPINANG, 30/ 05 – Gubernur Erzaldi meminta agar Dewan Pakar DPP LDII segera mempelajari dan menentukan komoditi apa yang akan ditanam, sehingga nanti pihak Pemprov. Kepulauan Babel akan menunjukkan lokasinya. Hal itu disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman saat melakukan video conference dengan Dewan Pakar DPP LDII. Dalam rapat video conference di Ruang Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang membahas mengenai perencanaan budi daya ubi super, kopi, dan kelapa kopyor yang akan dikembangkan di Bangka Belitung, 20/05.

“Silahkan untuk diteliti dulu lahannya apakah cocok dengan komoditi yang ingin ditanam. Kelapa kopyor ayo, peternakan juga dipikirkan. Terutama tolong ditilik beberapa produk jangka pendek yang kurang dari enam bulan sudah ada hasilnya. Kemudian produk jangka menengah yaitu bisa dipanen satu tahun sekali dan produk jangka panjang yang bisa dipanen dalam kurun waktu tiga tahun, kemudian setahun, kombinasi ini harus kita terapkan,” ujar Gubernur Erzaldi didampingi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi. 

Saya ingin kita disamping mengajak orang menanam, kita juga menanam dan mengolah sendiri di kebun inti, nantinya kebun inti kita ini akan menjadi sarana pelatihan percontohan bagi masyarakat yang ingin bertani, yang utama juga harus ada offtaker (penjamin pembelian hasil petani). Saya sangat senang bisa berdiskusi dan bekerja sama dengan DPP LDII ini, bersama pakar di bidangnya,”ujar Gubernur Babel Erzaldi.

Dalam pengembangan budi daya komoditi ini nanti, Gubernur Erzaldi berharap dapat bermitra dengan masyarakat sehingga ini bisa menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang akan memberi manfaat luas bagi masyarakat juga sekaligus meningkatkan produksi komoditi pangan. Diungkapkannya bahwa di Bangka Belitung ini sebetulnya banyak lahan yang bisa dimanfaatkan, namun dirinya menahan diri agar lahan ini tak dikelola pihak swasta. Namun, dirinya sangat terbuka jika lahan ini dikelola organisasi kemasyarakatan untuk memberdayakan masyarakat, dengan lebih mengedepankan masyarakat untuk ikut di dalamnya dengan dipayungi dan diadvice tim LDII.

Lebih lanjut Gubernur Erzaldi berpesan agar apapun jenis komoditi yang ditanam dapat dimanfaatkan dengan sistem zero waste, artinya semua yang dihasilkan bermanfaat, dan ditambahkannya bahwa Bangka Belitung saat ini ada program swasembada daging. Saat ini ketersediaan daging untuk pasar Jakarta saja masih kurang, jika memungkinkan, jika bapak-bapak punya teknologi dan SDM-nya, kami di sini memiliki lahan padang pengembalaan kawasan hutan yaitu di daerah Bangka Barat di Desa Kundi dan sekitarnya dan ini bisa kita manfaatkan. Langsung saja kita sajikan lahan ini, kita lihat cocok apa tidak.

Sementara itu Ketua Umum LDII Prof.KH.Abdullah Syam menyambut gembira mengenai tersedianya lahan 200 hektar yang merupakan hutan tanaman industri yang merupakan habitat yang cocok untuk kelapa kopyor, cassava, ataupun kopi sebagai komoditi pangan.

Hal senada disampaikan Ketua DPP LDII yang juga salah satu Dewan Pakar LDII Prof.Sudarsono memaparkan bahwa kelapa kopyor merupakan kelapa eksotik asli Indonesia yang bernilai ekonomi tinggi yang ternyata di beberapa kota besar termasuk di Jakarta, menjadi salah satu komoditas yg dicari. Di tingkat petani di Jawa Tengah bisa dihargai antara 15-20 ribu tergantung ukuran buah. Saat ini secara georgrafis, kelapa kopyor menyebar di Kalianda, Lampung Selatan; Tangerang dan Bogor, Jawa Barat; Pati, Jawa Tengah; Jember, dan Sumenep, Jatim. “Kelapa kopyor juga cocok di Babel sebagai daerah pantai dan berpasir, dan bisa dipadukan dengan pertanian terpadu misalnya kopi dan ternak yang kotorannya bisa diolah sebagai pupuk organik. Tanaman kelapa kopyor ini ditargetkan untuk daerah wisata, sehingga bisa jadi daya tarik orang untuk melihat objek wisata juga sambil menikmati kelapa kopyor,” jelas Sudarsono.

Pernyataan Prof.Sudarsono itu diperkuat lagi oleh Prof.Rubiyo dari Dep.Litbang Iptek DPP LDII yang mengatakan untuk optimalisasi lahan dan daya saing komoditas dirinya menawarkan tumpang sari berbasis kopi, cabe jawa (cabe jamu) dan kapulaga yang menguntungkan secara ekonomi dan juga aman secara ekologi. “Babel terkenal dengan kopi, tetapi kopinya masih diambil dari daerah lain. Ini secara ekonomi belum menguntungkan, sehingga bisa dicoba untuk menanam kopi dan ditumpangsarikan,” tambah Rubiyo.

Kepala Dinas Pertanian Prov.Kepulauan Babel Juaidi menyatakan ingin agar model pengembangan kawasan yang perlu dikembangkan yaitu berbasis kelompok, karena kalau terpencar tidak akan efektif. Menurutnya, sesuai arahan Gubernur Erzaldi nanti ditentukan wilayah mana yang cocok untuk kelapa kopyor, dan ini juga harus terakurasi secara kelembagaan yang mengurusi.

Hadir pula dalam pertemuan virtual itu Sekretaris Umum LDII H.Dody Taufik Wijaya, Ketua DPP LDII H.Chriswanto Santoso dan H.Prasetyo Sunaryo serta Ketua DPW LDII Kep.Babel H.Ari Sriyanto.    [lisia ayu-rafiq-listya/d86]

Bagikan Sembako untuk Anak Yatim & Dhuafa, LDII Kembangkan Kebersamaan

JAKARTA, 30/05 – Walau kita sama-sama dalam kondisi darurat akibat wabah Covid-19, namun dengan kebersamaan dan kekompakan kita upaya membantu sesama. Alhamdulillah tahun ini DPP LDII bisa kembali berbagi untuk anak-anak yatim dan dhuafa di sekitar kantor DPP LDII. Walau sedikit namun ini sebagai salah satu andil LDII. Di daerah-daerah pengurus LDII sesuai tingkatannya juga mengadakan hal yang sama.

Hal itu dikatakan Sekretaris DPP LDII H.Ibnu saat pelaksanaan pembagian sembako untuk anak-anak yatim dan dhuafa di sekitar kantor DPP LDII, Senayan. Ibnu menambahkan bahwa dalam situasi musibah akibat wabah covid-19 ini diperlukan kebersamaan dan solidaritas dalam membantu sesama. LDII menggerakkan warganya untuk saling membantu dan membantu sesama warga masyarakat.

Pelaksanaan pembagian kali ini tidak digelar di kantor DPP LDII seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan dibagikan melalui pengurus PAC LDII Grogol Utara, 23/05. PAC LDII Grogol Utara merupakan pengurus LDII tingkat kelurahan yang terdekat dengan lokasi Kantor DPP LDII di bilangan Senayan, Jakarta.

Menurut Ketua PAC LDII Grogol Utara H.Subejan, santunan kali ini menyesuaikan situasi darurat Covid-19 sehingga tidak ada pengumpulan massa di kantor pusat. “Kali ini kami mengundang beberapa perwakilan yatim dan dhuafa didampingi pengurus RT dan pengurus RW masing-masing,” ucapnya.

Perwakilan LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan) Grogol Utara, Nurhayati menyatakan rasa syukur, terima kasih serta apresiasinya pada masjid Baitul Hakim dan PAC LDII Grogol Utara yang memberikan bantuan sembako ini. Ia berharap semoga hubungan yang terjalin antara masyarakat dan LDII semakin erat dan rukun. Nantinya bantuan sosial yang diterima oleh LMK itu akan disalurkan kepada warga di lingkungan Grogol Utara yang belum pernah menerima bantuan serupa sama sekali, sehingga pemberiannya akan terdistribusikan secara merata dan tepat sasaran.

Sekitar 100 paket sembako, masker kain dan uang santunan diberikan di wilayah Kelurahan Grogol Utara, lingkungan Masjid Baitul Hakim, sebagian lainnya dikirim langsung ke beberapa RT/RW di lingkungan kelurahan Grogol Utara, kecamatan Kebayoran Lama.    (*/khoir/lines)