LUWUK BANGGAI — DPD LDII Kabupaten Poso mengutus perwakilan kadernya untuk mengikuti Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh DPW LDII Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kilo 5, Luwuk Banggai, pada Sabtu (25/10/2025).
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kader dalam peliputan, penulisan berita, produksi konten digital, hingga publikasi kegiatan organisasi. Hal ini ditujukan agar seluruh informasi mengenai kegiatan LDII dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat, terarah, dan bertanggung jawab.
Ketua DPD LDII Kabupaten Poso, H. Sujaminto, S.Pd., M.M., menyambut positif pelaksanaan pelatihan ini. Ia menegaskan pentingnya pembekalan ilmu jurnalistik bagi generasi muda (generus) organisasi.
“Kegiatan ini sangat positif dan baik untuk ke depannya. Para generus harus mendapatkan ilmu tentang jurnalistik agar bisa mengelola dan menginformasikan kegiatan yang dilaksanakan di tingkat DPD, PC, hingga PAC kepada seluruh masyarakat,” ungkap Sujaminto.
Lebih lanjut, beliau menyoroti peran strategis Lembaga Informasi dan Komunikasi (LINES) dalam mendokumentasikan serta menyiarkan kontribusi organisasi kepada publik. Menurutnya, kemampuan menulis berita harus diimbangi dengan keterampilan produksi konten visual dan prinsip verifikasi informasi.
“Di era digital ini, kita harus mampu menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Kader LINES tidak hanya dituntut mampu menulis berita, tetapi juga menghasilkan foto dan konten visual yang baik agar kontribusi LDII dapat diketahui masyarakat luas. Karena itu, setiap informasi harus melalui proses verifikasi sebelum dipublikasikan,” tegasnya.
Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga langsung berpraktik di lapangan. Mereka berlatih melakukan wawancara dengan narasumber, mengumpulkan data, mengambil dokumentasi foto dan visual, hingga mengolahnya menjadi berita siap cetak serta konten media sosial.
Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kabupaten Poso berharap para peserta dapat mengelola media publikasi secara lebih profesional, sehingga jurnalistik mampu menjadi sarana komunikasi efektif dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.