BANGGAI — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) se-Sulawesi Tengah menggelar agenda konsolidasi organisasi yang bertempat di Gedung Serba Guna DPD LDII Kabupaten Banggai, Kelurahan Maahas, pada Sabtu – Minggu 24 sampai 25 Oktober 2026.
Mengusung tema “Meningkatkan SDM dan Tata Kelola Kelembagaan Melalui Konsolidasi DPW dan DPD se-Sulawesi Tengah”, forum ini menjadi langkah strategis LDII dalam memperkuat soliditas internal dan efektivitas kelembagaan di seluruh tingkatan wilayah.
Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Imam Sutarto, menjelaskan bahwa kegiatan konsolidasi ini merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Agenda ini diselenggarakan untuk menyamakan persepsi serta misi organisasi di 13 DPD (12 kabupaten dan 1 kota) se-Sulawesi Tengah, sekaligus menjawab tantangan geografis wilayah yang cukup luas.
“Konsolidasi ini penting untuk memastikan seluruh tingkatan pengurus memiliki arah gerak yang sama, terlepas dari tantangan kondisi geografis Sulawesi Tengah yang membentang luas,” ujar Imam Sutarto dalam wawancaranya.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat dua fokus utama yang menjadi pembahasan strategis:
-
Penertiban Administrasi Organisasi DPW menekankan pentingnya penyelarasan tata kelola administrasi hingga ke tingkat Pimpinan Cabang (PC) di tingkat kecamatan dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat desa/kelurahan agar sepenuhnya berpedoman pada Peraturan Organisasi (PO) yang berlaku.
-
Persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) Konsolidasi ini menjadi ajang matang untuk mempersiapkan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pendanaan menjelang pelaksanaan Muswil LDII Sulawesi Tengah, sebuah agenda permusyawaratan tertinggi di tingkat wilayah yang digelar setiap lima tahun sekali.
Melalui konsolidasi ini, LDII se-Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme tata kelola kelembagaan guna memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan SDM dan masyarakat di Sulawesi Tengah.