PALU – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tatanga menggelar kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 Tahun 2026 di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Agenda pembinaan ini diikuti oleh muda-mudi usia 13 tahun hingga jenjang siap nikah sebagai langkah preventif membentengi moral remaja dari dampak negatif pergaulan modern.

Pembina PC LDII Tatanga, Sumardi, menegaskan pentingnya pembinaan karakter religius secara berkelanjutan sejak dini. Menurutnya, pemuda hari ini merupakan pilar utama penerus estafet kepemimpinan dan nilai-nilai keagamaan di masyarakat.
“Anak-anak yang kita didik sejak usia caberawit inilah yang nantinya akan mengajar dan meneruskan perjuangan kita,” ujar Sumardi di sela-sela kegiatan.
Meski pelaksanaan acara sempat terkendala hujan deras dan pemadaman listrik, dinamika tersebut tidak menyurutkan antusiasme para peserta maupun panitia untuk mengikuti seluruh rangkaian agenda.

Wakil Ketua Panitia, Sandi, mengapresiasi ketahanan para peserta dan berharap kondisi cuaca semakin mendukung agar seluruh materi pelatihan dapat tersampaikan secara optimal.
“Kita sekarang sedikit kehujanan. Mudah-mudahan cuaca segera membaik sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar,” kata Sandi.
Sementara itu, Ketua Panitia CAI, Yafit, terus mengobarkan semangat para peserta agar tetap solid dan pantang menyerah dalam menghadapi kendala lapangan.
“Semangat CAI 47 Tahun 2026!” seru Yafit yang disambut riuh antusiasme peserta hingga akhir sesi.