Manokwari (24/7). Meriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Papua Barat, warga LDII turut ambil bagian dengan menghadirkan aneka kuliner hasil inovasi dan kreativitas. Acara berlangsung di sepanjang Jalan Merdeka, Kabupaten Manokwari, Sabtu (19/7), bertepatan dengan 24 Muharram 1447 H.
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota Dewan Pimpinan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari, serta tokoh-tokoh dari berbagai paguyuban dan kerukunan. Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ikut meramaikan bazar sejauh satu kilometer, termasuk di antaranya beberapa warga LDII Manokwari.
Tiga pelaku UMKM warga LDII yang ikut serta dalam CFD kali ini adalah Salman Milan (24), Astri (35), dan Hj. Titik Ruchyat (55). Salman menjajakan jajanan yang menarik minat banyak pengunjung. Sementara Astri membawa produk olahan berbahan dasar sagu serta berbagai kue seperti donat, dan Hj. Titik menyajikan kebab yang menjadi favorit kalangan ibu-ibu dan generasi muda.
Dalam sambutannya, Gubernur Dominggus menyampaikan bahwa tema CFD kali ini, “Bersama IWAPI melangkah sehat, UMKM maju, Ekonomi Papua Barat sejahtera,” menggambarkan semangat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri secara ekonomi.
“Car Free Day bukan hanya menjadi ajang rekreasi akhir pekan, tetapi juga sarana strategis untuk mendorong gaya hidup sehat dan memberdayakan ekonomi lokal,” ujar Dominggus.
Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperkuat UMKM sebagai penggerak ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sekretaris LDII Papua Barat, Agus Irawan, yang turut hadir bersama keluarga, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa CFD tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga ruang silaturahim serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami mengapresiasi para pelaku usaha yang terus berinovasi dan berkreasi. Inilah motor penggerak ekonomi sesungguhnya,” ungkap Agus.
Melalui partisipasi aktif warga LDII dalam ajang CFD ini, diharapkan sinergi antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah terus terjaga demi kemajuan ekonomi Papua Barat.
Oleh: Agus Irawan (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng