Rokan Hulu (25/7). Semangat pelestarian lingkungan hidup mengiringi kegiatan Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) ke-46 yang digelar DPD LDII Kabupaten Rokan Hulu pada 8–11 Juli 2025 di Masjid Baitul Atiq, Desa Sukadamai, Kecamatan Ujungbatu. Kegiatan ini diikuti 60-an peserta dari kalangan generasi muda perwakilan PC dan PAC LDII di tiga kabupaten, yakni Rokan Hulu, Kampar, dan Padang Lawas.
Acara dibuka secara resmi oleh Dewan Penasihat (Wanhat) DPW LDII Riau, H. Sumanto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pembinaan karakter generasi muda dalam menjawab tantangan zaman. “Ini sebagai fondasi penting dalam mewujudkan generasi profesional religius yang diharapkan mampu menjadi solusi atas tantangan zaman,” ujarnya.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah pemaparan materi bertajuk “Membangun Peradaban Hijau: Upaya LDII dalam Pelestarian Lingkungan dan Pencapaian Kedaulatan Pangan untuk Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin.” Materi ini disampaikan oleh wanhat DPD LDII Rokan Hulu, Suparwoto, didampingi Sekretaris DPD LDII Rohul Donal Hidayat, dan Ari Akhabun Hasan, selaku pengurus Bidang Pendidikan Umum dan Pelatihan.
Dalam paparannya, Suparwoto menjelaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai kontribusi nyata terhadap delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa. “Program Asta Cita dalam pelestarian lingkungan bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem, mengatasi pencemaran, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam merawat alam. Ini sejalan dengan 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa, khususnya di bidang lingkungan hidup,” jelasnya.
Materi disampaikan secara interaktif, memberi ruang kepada peserta untuk aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab. Suasana dinamis ini menjadi sarana dialog terbuka bagi generasi muda untuk bertukar gagasan serta merumuskan langkah konkret dalam menjaga lingkungan di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, DPD LDII Rokan Hulu mengajak generasi muda menjadi agen perubahan dan pelopor pelestarian bumi. Untuk masa depan yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.
Oleh: Donal Hidayat (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng