LDII Tanah Laut Hadiri Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

 

 

Tanah Laut (25/7). DPD LDII Kabupaten Tanah Laut menghadiri acara Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan yang diselenggarakan oleh Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (21/7). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Sekretariat Nahdlatul Ulama (NU) Tanah Laut.

Hadir mewakili LDII, Ketua DPD LDII Tanah Laut, Anton Kuswoyo, bersama Wakil Ketua, Hakim Abdur Rohman. Acara tersebut turut dihadiri pengurus Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, MUI, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Tanah Laut, serta para penyuluh agama dari berbagai kecamatan.

Kepala Kantor Kemenag Tanah Laut, Khairuddin, membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran penyuluh agama dalam menjaga kerukunan dan membentengi masyarakat dari paham menyimpang.

“Jika di dalam masyarakat ada paham atau aliran menyimpang, tugas penyuluh agama hanyalah mencatat dan memberikan informasi yang valid kepada pihak yang berwenang. Namun demikian, para penyuluh agama diharapkan juga dapat memberikan penyuluhan dan bimbingan di tengah-tengah masyarakat dalam bidang keagamaan sehingga masyarakat tidak terjerumus pada aliran yang tidak benar,” papar Khairuddin.

Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Satuan Intelkam Polres Tanah Laut serta perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Laut.

Ketua DPD LDII Tanah Laut, Anton Kuswoyo, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menjaga stabilitas sosial di masyarakat.

“Apapun bentuk dan latar belakang konflik di tengah-tengah masyarakat, harus sejak dini dicegah. Karena jika sudah terlanjur terjadi, akan lebih sulit menyelesaikannya. Bahkan lebih besar biasanya mediasinya. Oleh sebab itu peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah dan meredam konflik di masyarakat,” ungkap Anton.

Ia juga berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara rutin. “Dengan adanya kegiatan hari ini yang diadakan oleh Bimas Islam Kemenag Tala, merupakan upaya yang baik untuk mencegah terjadinya konflik. Semoga kegiatan penyuluhan seperti ini sering diselenggarakan,” lanjut Anton yang juga menjabat sebagai Sekretaris FKUB Tanah Laut.

Kegiatan tersebut menjadi bukti sinergi antarstakeholder dalam membangun harmoni sosial berbasis nilai-nilai keagamaan yang moderat dan inklusif.

 

Oleh: Anton Kuswoyo (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Motivasi Ibadah di Usia Senja, LDII Kramatwatu Gelar Pengajian Lansia

LDII Jawa Barat Dorong Generasi Unggul Lewat Perkemahan Cinta Alam Indonesia 2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *