Kebumen (2/8). Ribuan warga LDII dari delapan kecamatan memadati Pondok Pesantren Baitussyakur, Desa Kuwaru, Kecamatan Kuwarasan, dalam Pengajian Akbar yang digelar oleh PC LDII Kecamatan Kuwarasan.
Kegiatan ini merupakan penggabungan dari program rutin pengajian yang biasa dilaksanakan di masing-masing PC. Pada kesempatan ini, PC Sempor, Rowokele, Karanganyar, Karanggayam, Adimulyo, Gombong, Puring, dan Kuwarasan bersatu dalam satu lokasi untuk memperkuat ukhuwah dan mempererat kebersamaan antarwarga LDII.
Pengajian dibuka dengan pembacaan dan penjelasan ayat-ayat Al-Quran oleh Ustaz Abdulloh Humaidi yang mengupas makna surat An-Nahl ayat 97:
“Barang siapa yang mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan, sedang dia beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan.”
Ia menjelaskan bahwa ayat ini memberi harapan kepada setiap mukmin, bahwa amal kebajikan yang disertai iman akan dibalas Allah dengan kehidupan yang baik di dunia, dan pahala berlipat ganda di akhirat.
Acara dilanjutkan dengan pemutaran video pembinaan Generasi Penerus (Generus) yang menampilkan praktik tanggung jawab serta kolaborasi berbagai pihak dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berkarakter. Tayangan ini dipandu oleh Ustaz Galan dan Ustaz Hafidz, yang menekankan pentingnya sinergi dalam mendidik anak bangsa agar menjadi pribadi cerdas, kuat, dan bermoral.
Wakil Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) DPD LDII Kabupaten Kebumen, Sudiyono, menutup acara dengan menyampaikan tausiah yang membangkitkan semangat para peserta.
“Alhamdulillah kita hidup sebagai orang Islam dan beriman. Mari kita rajin beribadah dan selalu bersyukur agar hidup kita berkah dan kelak diselamatkan dari neraka serta dimasukkan ke dalam surga-Nya,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Quran surat Adz-Dzariyat ayat 56:
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.”
Ketua PC LDII Kecamatan Kuwarasan, Margo Waluyo, menyampaikan bahwa pengajian ini merupakan implementasi dari program kerja LDII yang menitikberatkan pada peningkatan keimanan, ketakwaan, serta kualitas keilmuan warga.
“Kami ingin membekali warga LDII dengan pemahaman yang kuat terhadap Al-Quran dan Al-Hadits, agar bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 1000-an peserta, terdiri dari warga LDII, jajaran pengurus dari tingkat DPD, PC, hingga PAC, serta masyarakat sekitar dan para santri Pondok Baitussyakur.
Ketua Pondok Pesantren Baitussyakur, Andi Khoirul Huda, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya peran pondok pesantren dalam membentuk karakter generasi muda.
“Pesantren memiliki misi besar dalam membentuk karakter santri melalui tiga fondasi utama: akhlak, ilmu, dan kemandirian. Jika ketiganya tertanam dengan baik, maka generasi kita akan siap menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata LDII Kebumen dalam membina umat menuju pribadi yang profesional religius, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi agama, masyarakat, dan bangsa.
Oleh: M. Fahrudin (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng