Palembang (5/8). Memperkuat ketahanan ideologi bangsa di kalangan generasi muda, DPW LDII Sumatera Selatan bekerja sama dengan Polda Sumsel menggelar program Polisi Masuk Pesantren. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al-Fatah dan SMA Aziziah Plus Palembang.
Sebanyak 200-an peserta yang terdiri dari siswa, siswi, dan guru mengikuti kegiatan ini pada Kamis (25/7). Penyuluhan disampaikan oleh Aipda Untung Priyatin dari Direktorat Binmas Polda Sumsel, dengan materi mengenai bahaya terorisme, radikalisme, dan intoleransi.
IPDA Donef Irawan yang hadir mewakili Kasubdit Bintibsos AKBP Ade Adriansyah, mengingatkan bahwa generasi muda saat ini sangat rentan terhadap pengaruh negatif di dunia digital.
“Penting bagi mereka untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya paham-paham menyimpang,” ungkapnya.
Ketua DPW LDII Sumsel menyampaikan apresiasinya atas sinergi positif antara LDII dan kepolisian. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para pelajar dan santri untuk memperoleh pemahaman langsung dari aparat keamanan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina LDII Sumsel Yunus Iskandar, Sekretaris DPW Jusef Imelsa, serta pengurus LDII Kota Palembang, yakni Kisworo, Sihar Ricardo, dan Abdullah Wahabi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi antara DPW LDII Sumsel dan Kapolda Sumsel pada (15/7) lalu. Program ini menjadi wujud kolaborasi antara lembaga keagamaan dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas bangsa, khususnya melalui pendekatan edukatif kepada generasi muda.
]
Oleh: Daud SOBRI (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng